
Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan (IMAGRO) UGM kembali mengadakan Sharing Session untuk kedua kalinya di masa pandemi ini, acara tersebut bertajuk, ‘Pengalaman Berorganisasi dan Dunia Kerja’ yang menggaet seorang alumni dari Agronomi UGM angkatan tahun 1991, Bambang Wahyu Wijaya sebagai pembicara. Seperti halnya Sharing Session pertama, acara ini bertujuan sebagai ruang diskusi dan forum sharing antar alumni dengan para mahasiswa aktif Departemen Budidaya Pertanian UGM. Sebelum menjadi asisten wakil presiden di PT. Bank Negara Indonesia tbk sejak tahun 1994 hingga sekarang, Pak Bambang pernah menjabat sebagai manajer kebun bunga potong di Cisarua pada 1991 dan sebagai manager pemasaran wilayah Jawa Tengan selatan dan DIY PT. Hobson Interbuana pada tahun 1992 sampai tahun 1993. Pak Bambang sedikit banyak menyampaikan mengenai pentingnya pengalaman berorganisasi dan kegunaannya di dunia kerja kelak.
Pak Bambang menyampaikan bahwa IPK yang tinggi tidak semata dapat menjadi tolok ukur dalam kesuksesan mahasiswa di masa mendatang, diperlukan suatu jaringan atau relasi yang luas. Salah satu cara untuk membangun jaringan atau relasi adalah dengan mengikuti berbagai organisasi yang ada di kampus. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar bekerjasama dengan orang lain, belajar mengani tenggang rasa, dan belajar memikul tanggung jawab yang nantinya akan sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Pengikutsertaan diri ke dalam organisasi juga dapat mengolah mental seseorang menjadi pantang menyerah dan lebih terlatih. Melalui organisasi pula, mahasiswa akan dapat melatih diri untuk mencapai fungsi manajemen, yakni planning, organizing, actuating, dan controlling. Semakin banyak mahasiswa mengikuti organisasi, akan semakin percaya diri, bertalenta, juga fleksibel mereka dengan adanya perubahan, seperti halnya perubahan dalam pandemi yang sedang terjadi saat ini.
Kepercayaan diri yang didapat dari organisasi berawal dari berbagai pertemuan dan komunikasi yang terjalin antar mahasiswa dalam organisasi maupun dengan dunia luar yang dijembatani oleh organisasi itu sendiri. Organisasi yang baik akan mampu menarik banyak mahasiswa untuk terjuan ke dalamnya, organisasi yang demikian harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat mensosialisasikan tujuan tersebut ke khalayak luas. Namun, tentu tidak semua hal akan berjalan sesuai dengan ekspektasi, beberapa diantara penggiat organisasi menggunakan organisasi hanya sebagai batu loncatan untuk mengisi CV sehingga mereka memiliki kinerja yang kurang baik dan kurang sesuai dengan tujuan organisasi sesungguhnya, hal tersebut tetap harus dihargai karena tiap orang memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Setidaknya, kita dapat mengusahakan diri kita untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan sesuatu, terutama dalam keaktifan berorganisasi dan sepenuh hati bekerja di dalamnya, sebab organisasi memiliki banyak manfaat yang akan dapat dituai bagi masa depan kita.